Prabowo

Prabowo Resmikan SPPG Polri dan Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmikan SPPG Polri dan Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Resmikan SPPG Polri dan Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta Barat, untuk meninjau proses pembuatan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan untuk anak-anak sekolah. 

Dalam kegiatan tersebut, Prabowo didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, serta sejumlah pejabat lainnya.

SPPG Polri yang terletak di lahan seluas 900 meter persegi ini berperan penting dalam mendukung program pemerintah untuk menyediakan gizi yang cukup bagi anak-anak sekolah di berbagai daerah. 

Program MBG ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi masalah kekurangan gizi pada anak-anak, sekaligus memastikan mereka mendapatkan makanan bergizi yang diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Kunjungan Langsung Prabowo ke SPPG Palmerah

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.10 WIB, dan langsung memulai kegiatan dengan memeriksa kondisi fasilitas dapur di SPPG Palmerah. 

Dengan didampingi oleh Kapolri dan beberapa pejabat terkait, ia melihat secara langsung proses memasak MBG yang akan disalurkan kepada siswa-siswi yang membutuhkan.

Dapur SPPG terlihat sangat bersih, dengan seluruh proses memasak dilakukan secara higienis, memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan yang ketat. 

Proses ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan dari program pemberian makan bergizi bagi anak-anak, yang merupakan salah satu prioritas utama pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.

Green House SPPG dan Diversifikasi Pangan

Setelah meninjau dapur, Prabowo dan rombongan melanjutkan kunjungan ke green house yang berada di area SPPG Palmerah. Di dalam green house, mereka menemukan berbagai kolam ikan yang berisi ikan patin, mujair, dan nila, yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan protein dalam program MBG.

Selain kolam ikan, terdapat pula tanaman sayur yang tumbuh melalui sistem hidroponik, sebuah metode bercocok tanam tanpa tanah yang memungkinkan produksi sayuran yang lebih efisien dan ramah lingkungan. 

Sistem ini bukan hanya mengoptimalkan penggunaan ruang tetapi juga menyediakan bahan pangan segar yang dapat langsung digunakan dalam menu makanan bergizi bagi anak-anak sekolah.

Pencapaian Program MBG yang Mengagumkan

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Prabowo dalam kunjungannya adalah keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah mencatatkan pencapaian luar biasa. 

Dalam waktu sekitar satu tahun lebih, program ini telah berhasil mencapai 60 juta penerima manfaat, melebihi banyak prediksi yang sebelumnya meragukan kesuksesannya.

"Pada malam hari kemarin, saya melakukan pengecekan dengan Kepala BGN, dan kami telah mencapai 60 juta penerima manfaat dalam waktu satu tahun empat hingga lima bulan. 

Tidak ada yang menduga kami bisa mencapai angka ini," ungkap Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center, Bogor pada Februari 2026.

MBG Menarik Perhatian Dunia Internasional

Keberhasilan program MBG Indonesia menarik perhatian internasional, termasuk dari Amerika Serikat. Prabowo menyatakan bahwa tim dari Gedung Putih (White House) dan peneliti dari Rockefeller Institute sedang mempelajari implementasi dan dampak dari program ini. 

Ia mengungkapkan, “Para ahli dari White House sedang mempelajari MBG kita, mereka sangat tertarik dengan bagaimana Indonesia bisa mencapainya.”

Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di Indonesia, tetapi juga berpotensi menjadi model yang diadaptasi oleh negara-negara lain dalam mengatasi masalah gizi anak-anak dan ketahanan pangan. 

Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, mampu menghadirkan kebijakan yang memberikan dampak positif yang nyata bagi rakyat.

Dukungan Polri dalam Menjaga Ketahanan Pangan

Sebagai bagian dari penanggulangan masalah gizi dan ketahanan pangan, Polri memainkan peran penting dalam program ini. Dengan dukungan fasilitas seperti SPPG dan gudang ketahanan pangan, Polri turut aktif dalam menyediakan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah yang seringkali menjadi kelompok yang paling rentan terhadap masalah gizi buruk.

Selain itu, Polri juga mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kementerian terkait dan sektor swasta, untuk memastikan keberlanjutan program ini.

 Hal ini menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya berfokus pada tugas keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga pada upaya mendukung kesejahteraan sosial melalui program-program prorakyat.

Peresmian dan Rencana Ekspansi Program MBG

Selain meninjau proses masak MBG, Prabowo juga meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan yang baru, yang akan memperluas cakupan program MBG di seluruh Indonesia. 

Ekspansi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lagi anak-anak di daerah-daerah yang membutuhkan, sehingga lebih banyak lagi penerima manfaat yang dapat terlayani.

Selain itu, program MBG ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, yang sangat penting dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketidakstabilan ekonomi. 

Dengan menyediakan makanan bergizi bagi generasi penerus bangsa, program ini diharapkan dapat mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index